Tidak Tahu Kalau "Dirinya Sudah Meninggal", Wanita Ini Masih Memasak Untuk Putranya, Tapi Putranya Malah…
Pria berbaju putih kemudian membersihkan bibirnya dan memuji, "Enak, enak. Mie buatanmu luar biasa. Sampai disana, kamu buatkan kami 2 mangkuk lagi, nanti saya puji kamu di depan Raja."

Chun-Lan ingin tertawa, tapi dia menahannya. Dia hanya bertanya, "Disana dimana? Bukankah kamu sudah makan hari ini?"
Pria berjubah hitam kemudian membuka mulutnya, "Disana itu, di alam lain. Kami datang untuk membawa kamu ke sana."
Chun-Lan kemudian tertawa dan tidak percaya dengan perkataan yang kedua orang ini katakan.
Pria berbaju putih kemudian berkata, "Kamu nggak percaya kalau kamu sudah mati? Kamu boleh pergi ke perempatan itu dan melihat siapa yang tergeletak disana."
Chun-Lan dengan penuh kebingungan pergi ke perempatan di dekat tokonya itu dan melihat sesuatu yang membuatnya kaget bukan main.
Saat itu hari belum pagi. Matahari belum terbit dan Chun-Lan tiba di ujung perempatan. Dia melihat sebuah mobil polisi dan mobil ambulans, beserta dengan sebuah mobil pengangkut semen yang besar. Di sampingnya tergeletak sebuah sepeda yang dia kenal dan sosok seorang wanita yang dia kenal sangat baik. Itu adalah dirinya sendiri. Dia kemudian ingat, waktu itu dia sedang berangkat ke arah tokonya dan tiba-tiba mobil pengangkut semen itu kehilangan kendali dan menabraknya. Kecelakaan terjadi dan Chun-Lan meninggal di tempat. Chun-Lan merasa sedih. Dia tidak rela meninggalkan segala sesuatu, apalagi putranya.
Komentar
Posting Komentar