Bekerja Sebagai Kasir, Perempuan Ini Punya Aset 25 Milyar Beserta Mobil Mewah Ternyata Ini Yang Ia Lakukan
"Sehingga yang tampak pembelian mobil dilakukan pembayaran secara tunai, padahal faktanya konsumen yang identitasnya dipakai tersangka tidak pernah membeli atau membayar mobil di sana," terang Dir Krimsus Polda Kaltim Kombes Pol Yustan Alpiani.

Uang yang digelapkan LN disetorkan kepada suaminya, J (27) secara tunai. Uang tersebut digunakan membeli mobil mewah di beberapa dealer Toyota, Ford, Daihatsu, Yamaha dan lain-lain.
Suami tersangka yang juga terseret, J (27) menerima uang dari hasil penggelapan yang dilakukan istrinya.
"Uang tersebut dipakai untuk membeli rumah di Bukit Mediterania sebanyak 2 unit, lalu membeli mobil mewah seperti mobil Peugeot RCZ, Mercy, Datsun Copen, Fortuner dan lainnya," ujarnya.
Mobil yang dibeli J (27) dari hasil uang penggelapan, dijual kembali dengan harga standar pasar untuk menyamarkan hasiol kejahatan. Seolah-olah uang yang diterima mereka merupakan uang sah dari hasil jual mobil.
Untuk mobil yang digelapkan tersangka dari perusahaannya, dijual ke pihak ketiga. Hasilnya dipakai untuk memenuhi kebutuhan pribadi, serta membeli aset harta benda.
Sementara Adik kandung LN (29) yang berinisial MDR (27) berperan menjual mobil yang diketahui barang hasil tindak pidana TPPUdari hasil tindak pidana penggelapan.
sumber viralmaya.id
Halaman Selanjutnya =>

Uang yang digelapkan LN disetorkan kepada suaminya, J (27) secara tunai. Uang tersebut digunakan membeli mobil mewah di beberapa dealer Toyota, Ford, Daihatsu, Yamaha dan lain-lain.
Suami tersangka yang juga terseret, J (27) menerima uang dari hasil penggelapan yang dilakukan istrinya.
"Uang tersebut dipakai untuk membeli rumah di Bukit Mediterania sebanyak 2 unit, lalu membeli mobil mewah seperti mobil Peugeot RCZ, Mercy, Datsun Copen, Fortuner dan lainnya," ujarnya.
Mobil yang dibeli J (27) dari hasil uang penggelapan, dijual kembali dengan harga standar pasar untuk menyamarkan hasiol kejahatan. Seolah-olah uang yang diterima mereka merupakan uang sah dari hasil jual mobil.
Untuk mobil yang digelapkan tersangka dari perusahaannya, dijual ke pihak ketiga. Hasilnya dipakai untuk memenuhi kebutuhan pribadi, serta membeli aset harta benda.
Sementara Adik kandung LN (29) yang berinisial MDR (27) berperan menjual mobil yang diketahui barang hasil tindak pidana TPPUdari hasil tindak pidana penggelapan.
sumber viralmaya.id
Halaman Selanjutnya =>
Komentar
Posting Komentar